Skip to main content

Olahraga Berlebihan bisa Berbahaya bagi Tubuh Loh! Simak Penjelasannya

Olahraga

Olahraga Berlebihan bisa Berbahaya bagi Tubuh Loh! Simak Penjelasannya

Meskipun olahraga terkenal dengan segudang manfaat bagi kesehatan, ternyata olahraga berlebihan justru menimbulkan bahaya bagi tubuh. Perlu diperhatikan porsi olahraga dalam sehari. Jika terlalu keras dalam berolahraga, yang didapatkan bukan tubuh yang sehat, melainkan timbul masalah kesehatan.

Olahraga yang baik adalah olahraga yang dilakukan secara rutin. Selain itu, waktu dalam berolahraga pun dirasa cukup untuk tubuh. Jika kamu mulai mengalami kelelahan, mungkin kamu harus mencukupkan kegiatan olahragamu.

Berikut bahaya olahraga yang berlebihan:

TOC / Daftar Isi

1. Akibat Olahraga Berlebihan, Risiko Penyakit Ini Muncul

Penyakit Jantung

Pada saat olahraga, tenaga tubuh banyak diserap oleh serangkaian aktivitas tersebut. Oleh karenanya, setelah berolahraga rasa lelah tubuh harus segera dipulihkan dengan mengkonsumsi makanan bergizi. Nutrisi seperti empat sehat lima sempurna sangat dibutuhkan setelah terserapnya asupan tubuh untuk berolahraga.

Jika hal ini tidak dilakukan, tubuh akan berisiko mengalami gangguan kesehatan seperti badan terasa nyeri, radang tendon, dehidrasi, gangguan elektrolit, gangguan tidur, berkurangnya nafsu makan, melemahnya daya tahan tubuh, hingga gangguan jantung.

Ternyata, olahraga pun harus dibarengi dengan kembali mengkonsumsi makanan bernutrisi. Jika olahraga yang biasa saja tidak diikuti dengan konsumsi makanan bergizi, maka olahraga berlebihan tentu menimbulkan risiko penyakit yang mungkin lebih parah.

Kebugaran tubuh setelah olahraga tidak mesti didapat langsung setelah aktivitas itu berakhir. Melainkan dalam jangka waktu tertentu, kondisi tubuh akan merasa lebih baik dari sebelumnya. Jadi, perhatikan kualitas olahragamu dan selalu untuk mengkonsumsi makanan bergizi.

Back to Content ↑

2. Badan cepat lelah dan tidak berenergi

Setiap setelah olahraga pasti badan akan terasa lelah. Oleh sebab itu saat berolahraga ada sedikit waktu untuk melepas lelah dengan istirahat. Diharapkan dengan istirahat ini, stamina tubuh kembali penuh sehingga dapat melanjutkan olahraga kembali.

Namun, pernahkah kamu merasakan setelah selesai berolahraga justru tubuhmu lelah sepanjang hari? Atau kamu merasa sulit bergerak? Bisa jadi hal tersebut menjadi dampak olahraga yang berlebihan. Layaknya seorang zombie, kondisi seperti itulah yang dapat kamu rasakan akibat efek ini. Tubuh yang lelah seperti ini membuat kamu sulit tidur. Padahal jika melakukan olahraga normal, justru tubuh akan terasa rileks dan mendapat kualitas tidur yang baik. Kesulitan tidur atau yang biasa disebut insomnia ini dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh. Misalnya menimbulkan stroke, penyakit jantung, hipertensi, obesitas, hingga menurunkan sistem imun.

Tentu kamu tidak ingin gangguan tidur seperti itu meningkatkan risiko mengidap penyakit berat, bukan? Sebab kualitas tidur ini merupakan hal yang penting. Setelah beraktivitas sehari penuh, tubuh butuh istirahat yang cukup agar mengembalikan stamina di hari esok. Untuk itu, menghindari olahraga berat yang berlebihan hingga dapat membuatmu lelah sepanjang hari adalah hal yang harus kamu lakukan.

Back to Content ↑

3. Depresi dan mudah marah

Depresi

Akibat tubuh yang mudah lelah dan sering mengalami gangguan tidur, seseorang yang berolahraga berlebihan dapat menjadi mudah marah. Kondisi fisik seperti itu akan mempengaruhi kesehatan mental. Bahkan, yang lebih parah bisa menimbulkan depresi.

Depresi adalah suatu gangguan jiwa yang ditandai dengan perasaan seperti mudah muram, bersedih, hingga sering merasa tertekan. Orang yang depresi sering kali tidak mempunyai harapan hidup. Nah loh, bahaya sekali bukan efek depresi ini.

Dalam jangka pendek, depresi dapat menyebabkan gangguan pada karir dan hubungan seseorang. Perasaan jiwanya yang sensitif dan mudah marah membuat dirinya menjauh dan dijauhi orang sekitar. Terganggu karir dan hubungannya dengan sekitar semakin membuatnya merasa tertekan. Tak sedikit orang yang terkena depresi kemudian melakukan bunuh diri.

Sekarang coba periksa apakah dirimu mudah marah dan lebih sensitif? Kondisi ini tidak terjadi sekali atau dua kali, melainkan berulang kali. Efek lelah dan sulit tidur dapat menyebabkan kondisi mental seperti itu. Jika kamu mengalaminya, periksalah apakah pola olahraga yang selama ini kamu lakukan sudah benar atau belum.

Back to Content ↑

4. Tidak mengalami kemajuan

Hasil dari dilakukannya olahraga tentu agar mendapatkan tubuh yang sehat setiap waktu. Sedikit saja merasakan sakit, sebagian orang seringkali langsung mencharger dirinya agar kembali sehat. Mulai dari mengkonsumsi obat atau vitamin misalnya. Sampai dengan berolahraga santai agar mengembalikan kebugaran jasmani.

Aktivitas olahraga akhirnya terus berkembang. Banyak latihan-latihan yang semakin sering dilakukan. Namun, ketika semuanya berhenti dan justru semakin buruk, berarti tandanya kamu melakukan olahraga yang berlebihan. Efek ini disebabkan oleh dilakukannya terus menerus suatu aktivitas tanpa jeda dan istirahat. Tentu tubuh akan memberikan reaksi yang besar juga.

Tidak disediakannya waktu bagi tubuh untuk beristirahat membuat sistem dalam tubuh ikut tertekan. Padahal, istirahat dapat memberikan pemulihan sehingga tubuh menjadi lebih kuat setelahnya. Kebiasaan olahraga berlebihan justru membuat tubuh bertambah lemah. Akhirnya hasil olahraga justru tidak menjadikan kemajuan bagi kesehatan tubuh.

Tentu kamu tidak ingin merasakan olahraga sia-sia. Yang diinginkan setiap orang ketika selesai olahraga adalah tubuh mereka lebih sehat. Dengan demikian, kecukupan dalam berolahraga sangat penting untuk diperhatikan.

Back to Content ↑

5. Berat Badan Bertambah

Berat Badan Bertambah

Olahraga yang berlebihan akan memicu tubuh untuk memproduksi hormon stres yaitu hormon kortisol. Hormon ini melakukan banyak hal buruk bagi tubuh. Timbulnya hormon kortisol dirangsang oleh kondisi tubuh yang mengalami infeksi, cedera, aktivitas berat, serta stres fisik dan emosional. Nah, olahraga yang berlebihan termasuk dalam aktivitas berat. Sebab olahraga berlebihan tidak memberikan waktu tubuh untuk beristirahat. Oleh karenanya tubuh melakukan kerja sistem lebih berat dibandingkan tubuh yang diberi waktu istirahat.

Hormon ini akan mengganggu metabolisme tubuh. Menurut penelitian, pengeluaran hormon kortisol dalam kondisi normal dapat meningkatkan berat badan. Hal ini karena hormon tersebut memengaruhi tempat penyimpanan lemak. Lemak dari asupan air makanan akan banyak disimpan di perut daripada bagian tubuh lain. Selain meningkatkan berat badan, hal ini dapat memicu risiko kardiovaskular, serangan jantung, dan stroke.

Sebagian orang membayangkan dengan berolahraga akan mendapatkan bentuk tubuh yang ideal. Cara ini dilakukan selain dengan jalan “diet”. Akan tetapi, jika olahraga yang dilakukan adalah aktivitas berlebihan, yang terjadi justru akan menambah berat badan.

Back to Content ↑

Setiap orang menginginkan tubuh yang sehat dan jiwa yang sehat pula. Beragam cara dapat dilakukan. Misalnya mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan berolahraga. Olahraga menjadi kunci penting dalam menjaga kesehatan. Namun, segala sesuatu yang berlebihan dapat berarti tidak baik. Begitu pun dengan olahraga yang berlebihan.

Olahraga berlebihan dapat menimbulkan masalah kesehatan hingga gangguan mental. Tak hanya membuat tubuh lebih lemah, olahraga berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit yang memicu pada kematian, seperti penyakit jantung. Kesehatan mental seperti depresi pun dapat terjadi. Jika kamu ingin mendapat manfaat dari berolahraga, maka lakukanlah olahraga sesuai dengan porsinya. Berikan istirahat ketika tubuh lelah, tidur yang cukup, dan menjaga kondisi mental mental dapat diterapkan sebagai pola hidup sehat. Keep healthy!