Skip to main content

Apa Saja Perangkat Keras Komputer dan Cara Kerjanya

Motherboard

Apa Saja Perangkat Keras Komputer dan Cara Kerjanya

Perangkat keras komputer merupakan salah satu bagian dari sistem komputer, perangkat ini bisa dilihat oleh mata dan bisa diraba. Fungsi dari perangkat keras atau hardware komputer adalah untuk menerima masukan, menjalankan proses, dan memberikan luaran.

Perangkat keras pada komputer jumlahnya sangat banyak dan dikelompokkan menurut fungsinya secara umum. Untuk memahami tentang perangkat keras atau hardware pada komputer, perhatikan penjelasan selengkapnya berikut ini:

1. Cara Kerja Perangkat keras komputer

Pada setiap hardware terdapat chip kecil yang disebut firmware. Fungsinya adalah menyediakan instruksi dasar supaya perangkat keras bisa terhubung dengan software dan menjalankan instruksi sesuai fungsinya.

1.1. Instruksi Dasar Input

Instruksi dasar input adalah perintah yang mengirimkan informasi kepada perangkat lunak, dalam hal ini sistem operasi, melalui driver sebagai perantara. Proses ini berlangsung ketika pengguna beraktivitas menggunakan hardware atau perangkat keras terkait.

Contohnya antara lain menggeser mouse, mengetik dengan keyboard, merekam suara dengan mikrofon, dan lain sebagainya.

1.2. Instruksi Dasar Proses

Instruksi dasar proses berada di antara instruksi dasar input dan output. Fungsinya adalah untuk mengeksekusi perintah dari input hardware untuk menghasilkan output atau luaran yang bisa dilihat atau didengar oleh pengguna.

Instruksi dasar proses hanya terjadi pada salah satu hardware atau perangkat keras saja, bukan instruksi pada sistem komputer secara keseluruhan.

1.3. Instruksi Dasar Output

Sama seperti instruksi dasar input, driver berperan dalam menjembatani antara software (sistem operasi) dengan perangkat keras. Namun, kali ini software yang memerintahkan perangkat keras untuk menjalankan suatu fungsi.

Contoh instruksi dasar output antara lain mencetak dokumen dengan komputer dan menampilkan presentasi dengan proyektor.

2. Jenis Perangkat Komputer

Terdapat 4 kelompok hardware utama dalam sebuah sistem komputer, yaitu perangkat input, proses, output, dan penyimpanan. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini:

2.1. Perangkat Keras Input

Perangkat ini berfungsi untuk memberikan masukan ke dalam sistem komputer, khususnya bagian memory.

  • 2,1,1, Keyboard

    Keyboard termasuk ke dalam perangkat keras input wajib dalam sebuah sistem komputer. Fungsi utama keyboard adalah mengetik dan memberikan perintah melalui shortcut. Awalnya, keyboard menggunakan koneksi PS2, namun kini sudah bergeser ke USB, bahkan ada yang wireless.

  • 2.1.2. Mouse

    Mouse pada komputer memberikan masukan atau input berupa pergeseran kursor, klik, dan scroll atau gulir. Awalnya, benda yang digunakan untuk mendeteksi gerakan mouse adalah bola. Namun, kini sudah digantikan dengan cahaya inframerah.

  • 2.1.3. Scanner

    Scanner tidak wajib ada dalam setiap komputer karena perannya hanya sebagai pendukung. Fungsinya adalah memindai dokumen dan mengubahnya ke gambar atau dokumen digital.

  • 2.1.4. ROM Drive

    Fungsi ROM Drive adalah membaca keping CD atau DVD menggunakan sensor khusus. Teknologi CD dan DVD kini sudah mulai ditinggalkan, sehingga banyak komputer yang sudah tidak memiliki ROM Drive.

  • 2.1.5. Mikrofon

    Mikrofon berguna untuk menerima input berupa suara. Biasanya dipakai untuk melakukan perekaman suara.

2.2. Perangkat Keras Proses

Masukan yang diberikan pengguna melalui input hardware selanjutnya diproses oleh processing hardware. Berikut ini empat perangkat proses yang wajib disiapkan kalau Anda ingin rakit PC:

  • 2.2.1. Processor (CPU)

    Processor juga biasa disebut CPU. Perangkat ini merupakan sirkuit elektronik yang dapat menjalankan seluruh perintah input dan output (I/O), sistem kontrol, aritmatika, dan logika.

    Hampir seluruh proses dalam sistem komputer ditangani oleh CPU, tak heran jika disebut sebagai ‘otak’ komputer.

  • 2.2.2. Motherboard

    Sebuah tempat yang berisi banyak slot atau port untuk menghubungkan semua perangkat keras komputer. Didalamnya juga terdapat Basic Input Output System (BIOS).

  • 2.2.3. Video Graphics Array (VGA)

    Perangkat ini dipakai untuk membantu komputer dalam mengubah data menjadi grafis dan menampilkannya ke monitor. Perangkat ini biasa dibutuhkan untuk komputer gaming, video and graphics editing, dan lain sebagainya.

  • 2.2.4. Sound Card

    Perangkat keras yang satu ini berfungsi untuk memproses masukan berupa suara. Selain itu, sound card juga berguna untuk memproses data dan menghasilkan output berupa suara.

2.3. Perangkat Keras Output

Perangkat output berguna untuk menampilkan atau menyajikan hasil pemrosesan yang sudah dilakukan oleh perangkat keras proses. Berikut ini 4 contoh perangkat output:

  • 2.3.1. Monitor

    Monitor dipakai untuk menampilkan hasil pemrosesan komputer yang berupa grafis atau video. Semua yang bisa Anda lihat di monitor merupakan hasil kerja dari VGA.

  • 2.3.2. Speaker

    Perangkat ini pasti sudah tidak asing bagi Anda. Fungsi utamanya adalah menyajikan output berupa suara yang dihasilkan oleh sound card.

  • 2.3.3. Printer

    Printer tak harus selalu ada dalam sebuah sistem komputer, penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan user. Fungsi printer adalah mencetak dokumen atau gambar di atas kertas.

  • 2.3.4. Proyektor

    Fungsi utama proyektor hampir sama seperti monitor, yaitu menampilkan output berupa grafis dan video agar bisa dilihat oleh pengguna. Namun, proyektor cenderung dipakai untuk menyajikan presentasi, film, dan lain sebagainya.

2.4. Perangkat Keras Penyimpanan

Perangkat keras komputer yang keempat adalah perangkat penyimpanan. Perangkat ini dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu volatile dan non volatile. Perangkat volatile hanya menyimpan data sementara, data akan hilang ketika aliran listrik terputus.

Sementara perangkat non volatile akan menyimpan data secara permanen. Data tersebut masih tetap ada meskipun perangkat tersebut tak lagi dialiri listrik.

  • 2.4.1. Random Access Memory (RAM)

    RAM merupakan perangkat yang sifatnya volatile. Fungsi utamanya yaitu menyimpan data sementara ketika processor melakukan fungsinya. Untuk menyimpan data, RAM menggunakan metode caching.

  • 2.4.2. Read Only Memory (ROM)

    ROM kerap disamakan dengan penyimpanan seperti harddisk atau SSD. Padahal ROM merupakan hardware yang sama sekali berbeda.

    Sifat dari ROM sendiri merupakan non volatile dan dapat menyimpan data secara permanen. Dalam komputer, ROM biasa dipakai sebagai chip untuk firmware dan BIOS.

  • 2.4.3. Harddisk

    Harddisk memiliki sifat non volatile. Harddisk ini dipakai untuk menyimpan data pengguna dan juga sistem operasi. Perangkat penyimpanan yang satu ini bisa dibagi menjadi beberapa partisi sesuai kebutuhan pengguna.

  • 2.4.4. Solid State Drive (SSD)

    Secara umum, SSD memiliki fungsi yang sama seperti harddisk. SSD juga bisa dipakai untuk mengganti harddisk pada komputer. Justru SSD punya banyak kelebihan dibandingkan harddisk yaitu:

    • Lebih kuat dari guncangan
    • Proses write and read data jauh lebih cepat
    • Tak memerlukan daya listrik yang besar
    • Lebih hemat ruang karena rata-rata ukurannya lebih kecil dibanding harddisk.
  • 2.4.5. NVme

    Perangkat keras komputer yang satu ini hampir tak pernah dijumpai pada PC. Penggunaannya lebih sering dijumpai pada komputer server dan data center.

    NVme sendiri memiliki sifat non volatile dan sudah menggunakan teknologi NAND Flash, sama seperti SSD. Fungsi utamanya yaitu menyimpan data dan bisa dipakai untuk menggantikan SSD. Umumnya, NVme dipakai untuk meningkatkan performa dari VGA dan sound card.

Perangkat keras komputer yang telah dijelaskan di atas memiliki fungsinya masing-masing. Seluruh hardware berhubungan langsung dengan software dan dioperasikan oleh pengguna, sehingga membentuk suatu sistem komputer yang padu. Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!