Skip to main content

Apa itu Anti-Aliasing?

Apa itu Anti-Aliasing ?

Apa itu Anti-Aliasing?

Mengenal Anti-Aliasing Secara Umum

Ketika Anda sedang bermain game atau menggunakan suatu aplikasi, Anda tentu ingin gambar di monitor Anda terlihat jelas. Apabila Anda perhatikan, monitor Anda menampilkan gambar tersebut dari kumpulan pixel-pixel yang berbentuk persegi. Oleh karena hal itu, pixel-pixel ini akan membentuk efek bergerigi ketika membentuk suatu objek yang diagonal atau melengkung. Hal ini sering disebut dengan Staircase Effect. Efek inilah yang ingin diatasi dengan adanya teknologi Anti-Aliasing. Saat ini, banyak tipe Anti-Aliasing yang sudah digunakan dan masing-masing memiliki keungulan dan kelemahannya masing-masing.

Apa Sajakah Jenis-Jenis Anti-Aliasing? Berikut kita akan bahas macam-macam Anti-Aliasing tersebut

TOC / Daftar Isi

1. MSAA

MSAA atau Multisample Anti-Aliasing ini adalah salah satu teknik AA yang paling luas digunakan pada aplikasi. Keunggulan yang dimiliki oleh MSAA ini adalah tekstur yang cukup bagus dengan beban performa yang tidak terlalu besar. Teknik AA yang serupa adalah CSAA (oleh NVIDIA) dan EQAA (oleh AMD), keduanya menghasilkan kualitas gambar yang mirip dengan MSAA tetapi memiliki efisiensi yang lebih baik.

Pada dasarnya, cara kerja MSAA ini adalah mengambil sampel dari dua atau lebih pixel yang sejajar untuk membuat gambar yang lebih detail. Bagi Anda yang bermain game, Anda tentu akan menemui pilihan MSAA 2x, 4x, 8x. Angka ini menunjukkan banyaknya sampel yang akan digunakan untuk meningkatkan kualitas grafik/ gambar tersebut. Semakin tinggi MSAA yang digunakan, tentu semakin besar pula efeknya pada performa kartu grafis Anda.

Back to Content ↑

2. FXAA

Teknik Anti-Aliasing buatan NVIDIA ini memiliki cara kerja yang berbeda dengan MSAA. FXAA atau Fast Approximate Anti-Aliasing ini bekerja dengan cara menghaluskan tekstur 2 dimensi yang tampak pada layar tanpa mengolah bentuk asli 3 dimensi objek tersebut. Hal ini membuat FXAA menjadi pilihan AA yang cocok untuk PC lower-end. Akan tetapi, kelemahan dari FXAA ini adalah gambar yang tidak sedetail MSAA dan SSAA.

Back to Content ↑

3. SSAA

SSAA atau Supersampling Anti-Aliasing ini memiliki teknik yang jauh berbeda dibandingkan AA lainnya. Apabila Anda pernah mendengar DSR (Dynamic Supersampling) milik NVIDIA, SSAA melakukan hal yang serupa. Secara singkat, SSAA akan me-render grafik pada game atau aplikasi yang Anda gunakan dengan resolusi yang lebih tinggi, kemudian dimampatkan kembali menjadi ukuran resolusi monitor Anda. Hal ini akan membuat kualitas grafik menjadi lebih detail dan jelas. Akan tetapi, kelemahan dari AA ini adalah efek yang cukup besar pada performa kartu grafis karena rendering yang dilakukan pada resolusi lebih tinggi.

Back to Content ↑

4. MLAA

Pada dasarnya, MLAA ini memillliki prinsip yang serupa dengan FXAA yaitu menghilangkan efek bergerigi dari tekstur objek. Meskipun sama-sama tidak terlalu mempengaruhi performa dari kartu grafis seperti dengan FXAA, MLAA ini juga membuat gambar justru menjadi blur. Anda dapat menjumpai MLAA ini pada AMD Radeon Settings, yang merupakan fitur bawaan dari driver kartu grafis AMD Radeon.

Back to Content ↑

5. SMAA

Pada jenis AA sebelumnya, Anda dapat menyimpulkan bahwa kelemahan dari MLAA dan FXAA adalah tekstur menjadi blur. Oleh karena hal itu, dibuatlah SMAA yang dapat mengurangi efek bergerigi pada tekstur objek namun tidak membuat gambar menjadi blur / kabur.

Back to Content ↑

6. TXAA

Meskipun SMAA dapat kita simpulkan sebagai improvisasi MLAA dan FXAA, Anti-Aliasing ini belum bisa mengatasi masalah pada tekstur objek yang bergerak cepat. Oleh karena itu, dibuatlah Temporal Anti-Aliasing atau sering disingkat TXAA. TXAA ini merupakan teknik untuk menghaluskan tekstur pada objek yang sedang bergerak cepat (Contoh: Pesawat, mobil balap).

Cara kerja dari AA ini adalah memberikan “tambahan” pada pergerakan suatu objek dan mengkaburkan/ blur jalur dari perpindahan objek tersebut. Oleh karena adanya efek blur tersebut, TXAA seringkali dipadukan dengan MSAA atau AA lainnya untuk menciptakan gambar yang jelas dan menyatu.

Perlu diketahui bahwa kelemahan dari TXAA ini adalah dampak ke performa kartu grafis yang lebih besar dibandingkan dengan MSAA, FXAA, ataupun SMAA. Oleh karena hal itu, ada baiknya Anda untuk menggunakan TXAA hanya ketika diperlukan saja.

Back to Content ↑

Sekian artikel kami mengenai Anti-Aliasing. Kami harap artikel di atas membantu Anda untuk memahami apa itu Anti-Aliasing dan apa saja jenis-jenisnya. Anti-Aliasing mankah yang menjadi favorit Anda?