Skip to main content

Mengenal Jenis Sektor Pertanian dan Hasil Usaha Tani Indonesia

Padi

Mengenal Jenis Sektor Pertanian dan Hasil Usaha Tani Indonesia

Indonesia merupakan negara agraris, dimana sebagian besar mata pencaharian masyarakat adalah dalam sektor pertanian. Petani sangatlah penting bagi Indonesia karena ikut turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan pangan dan perekonomian negara. Hal ini didukung dengan adanya lahan sebesar 30% dari lahan milik negara menjadi lahan pertanian di bawah pengawasan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Indonesia memiliki iklim tropis, dimana matahari hampir setiap hari bersinar dan adakalanya hujan deras turun. Komponen tersebut sangatlah penting untuk sektor pertanian. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur dan hampir semua komoditas pertanian global terdapat di Indonesia. Hal tersebut menjadikan hasil usaha tani melimpah ruah dan kebutuhan pangan terpenuhi.

Sebagai negara agraris Indonesia memiliki dua jenis pertanian menurut skala per satu meter. Untuk mengetahui lebih jelasnya, simak beberapa informasi mengenai sektor pertanian dan hasil usaha tani Indonesia di bawah ini.

1. Jenis Sektor Pertanian

Pada umumnya sektor pertanian Indonesia terbagi menjadi 2 jenis yaitu perkebunan besar milik negara maupun perusahaan swasta dan pertanian kecil yang dilakukan oleh masyarakat umum pedesaan dalam bentuk pertanian tradisional. Berikut penjelasannya :

1.1. Perkebunan Besar

Perkebunan besar merupakan perkebunan milik negara yang diawasi oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia ataupun milik perusahaan swasta. Perkebunan besar biasanya lebih fokus pada komoditas export dalam skala besar. Seperti minyak sawit, karet, kopi, teh dan lain-lain.

1.2. Pertanian Kecil

Pertanian kecil merupakan pertanian yang kebanyakan ada pada pedesaan. Hal ini dilaksanakan oleh sebagian masyarakat pedesaan untuk mengolah pertanian secara tradisional. Para petani kecil lebih fokus pada komoditas hortikultura dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar. Seperti beras, jagung, sayuran, kedelai, buah-buah dan lain sebagainya.

2. Hasil Usaha Tani Indonesia

Indonesia terkenal dengan tanahnya yang subur dan hasil usaha tani yang melimpah ruah. Hal ini semakin terbukti dengan Indonesia menjadi negara penghasil terbesar beberapa komoditas penting untuk dunia. Diantaranya minyak kelapa sawit, kayu manis dan cengkeh. Tidak hanya itu, Indonesia juga memiliki hasil usaha tani yang lebih beragam. Berikut beberapa diantaranya :

2.1. Bawang

Pada umumnya ada dua jenis bawang, yaitu bawang merah dan bawang putih. Keduanya biasa digunakan sebagai pelezat hampir semua jenis masakan. Penghasil bawang terbesar di indonesia yaitu Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat.

2.2. Beras

Beras merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat indonesia. Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara dan Kalimantan adalah daerah dengan hasil usaha tani berupa beras di Indonesia.

2.3. Kacang Hijau

Kacang hijau dan kecambah memiliki banyak kandungan nutrisi yang penting untuk tubuh. Seperti kalsium, fosfor, vitamin B2 serta protein yang tinggi. Penyebaran kacang hijau terbesar dapat ditemukan di Bengkulu, Bali, Lampung dan Papua.

2.4. Kelapa

Kelapa merupakan salah satu tanaman yang sangat berguna untuk masyarakat tropis. Dari daun, batang hingga buah, semuanya dapat diolah dan dimanfaatkan. Adapun beberapa daerah dengan hasil usaha tani berupa kelapa antara lain:

  • Halmahera, Maluku
  • Bone, Sulawesi Selatan
  • Kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur.

2.5. Kentang

Kentang adalah salah satu jenis umbi-umbian yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Mulai diolah menjadi cemilan, sayur, maupun menjadi hidangan lainnya. Penghasil kentang terbesar terdapat di Kalimantan Timur, Jawa Barat dan Maluku.

2.6. Kopi

Saat ini kopi menjadi minuman yang sangat digemari tidak hanga oleh orang tua namun juga kalangan anak muda. Berbagai inovasi kopi muncul dan menjadi minuman kekinian. Adapun penghasil kopi di Indonesia yaitu Aceh Tengah dan Jawa Timur.

Itulah beberapa hasil usaha tani Indonesia yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup dan perekonomian masyarakat. Walaupun menjadi petani adalah mata pencaharian yang terkesan kotor dan berurusan langsung dengan tanah, namun sosok petani sangatlah mulia dan penting untuk sebuah negara.