Skip to main content

Persiapan IELTS Sebagai Cara untuk Lolos Beasiswa Luar Negeri

Persiapan IELTS Sebagai Cara untuk Lolos Beasiswa Luar Negeri
Persiapan IELTS Sebagai Cara untuk Lolos Beasiswa Luar Negeri

Persiapan IELTS Sebagai Cara untuk Lolos Beasiswa Luar Negeri

Ada berbagai syarat yang harus dipenuhi oleh setiap calon penerima beasiswa luar negeri, agar bisa dikatakan lolos, dan akhirnya bisa kuliah di luar negeri secara gratis. Salah satunya dengan mengikuti IELTS. Apa itu IELTS, dan persiapan IELTS apa saja yang harus dipikirkan oleh setiap calon penerima beasiswa ini?

Untuk itu, Anda perlu menyimak ulasan berikut. Karena pada artikel ini, akan dibahas mengenai pengertian IELTS hingga perbedaanya dengan TOEFL ini. Agar tak membuat Anda semakin penasaran, yuk kita simak informasi selengkapnya berikut ini!

TOC / Daftar Isi

Apa Itu IELTS dalam Program Beasiswa Luar Negeri? Apakah Sama dengan TOEFL?

Tak seperti pada program beasiswa dalam negeri lainnya, program beasiswa ke luar negeri memiliki persyaratan tertentu dalam menentukan lolos atau tidaknya seorang calon penerima beasiswa. Persyaratan yang dimaksud yaitu berupa persiapan IELTS (International English Language Testing System), khusus bagi negara-negara tujuan seperti Amerika Serikat, Selandia Baru dan juga Australia.

Mungkin ada sebagian dari Anda yang bertanya, apakah IELTS ini sama halnya dengan TOEFL? Jika memang berbeda, apa saja yang membedakannya? Sebenarnya keduanya bisa dikatakan hampir mirip.

Dimana TOEFL maupun IELTS adalah salah satu tes kemampuan berbahasa Inggris. Hanya saja, jika Test of English for Foreign Language (TOEFL) pada umumnya merupakan tes bahasa Inggris yang mengusung konsep bahasa Inggris dengan gaya Amerika (American English).

Sementara IELTS lebih ditujukan pada uji kemampuan berbahasa Inggris yang berdasarkan gaya/aksen Britania (British English). Namun ternyata perbedaanya bukan hanya itu saja. Ada beberapa hal yang membedakan antara persiapan IELTS dan TOEFL ini, dalam kaitannya dengan beasiswa luar negeri ini. Diantaranya:

Back to Content ↑

1. Gaya Bahasa

Seperti yang telah disebutkan di awal, bahwa salah satu yang membedakan antara IELTS dan TOEFL ini yaitu gaya bahasa yang digunakan. Dimana TOEFL merupakan tes kemampuan bahasa Inggris dengan gaya Amerika (American English). Sedangkan IELTS lebih ditujukan pada uji kemampuan bahasa Inggris dengan aksen Britain (British English).

Back to Content ↑

2. Negara Penyelenggara Beasiswa Luar Negeri

Selain gaya bahasa Inggris yang digunakan, perbedaan lainnya dari TOEFL dan IELTS ini adalah negara penyelenggara beasiswa, sekaligus negara yang dituju oleh para calon penerima beasiswa luar negeri ini.

Dimana IELTS biasanya diselenggarakan oleh negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris dengan aksen Britain. Seperti Inggris, Scotlandia, Selandia Baru, dan juga Australia. Sedangkan TOEFL tentunya diadakan oleh negara-negara yang memakai bahasa Inggris dengan aksen Amerika, sebagai bahasa yang digunakan sehari-hari. Contohnya Amerika Serikat dan juga Kanada.

Back to Content ↑

3. Nilai (Score) Standar

Bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah S1, S2, dan juga S3 dengan beasiswa di negara Amerika Serikat dan juga Kanada, biasanya kedua negara tersebut akan menerapkan nilai TOEFL antara 90 hingga 100. Hal ini belum termasuk jika Anda menginginkan untuk kuliah di universitas ternama di kedua negara tersebut. Biasanya pihak universitas, akan menetapkan nilai TOEFL standar yang lebih tinggi lagi.

Sementara bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah dengan beasiswa luar negeri di negara Inggris, Scotlandia, Australia dan juga Selandia Baru, minimal Anda harus meraih nilai IELTS sekitar 7.0 (70), yang disertai score TOEFL sekitar 6.5 (65).

Back to Content ↑

4. Jenis-Jenis

Untuk memahami jenis-jenis dari kedua pengujian tes bahasa Inggris ini, Anda bisa menyimak penjelasan di bawah ini.

  • a) TOEFL

    Secara garis besar, TOEFL terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu:

    TOEFL ITP (Institutional Testing Program TOEFL). Merupakan TOEFL yang berlaku di wilayah-wilayah tertentu. Misalnya hanya untuk kawasan Asia saja. Dalam arti, jika penerima beasiswa tersebut berasal dari negara-negara Asia, maka nilai TOEFL yang digunakan bisa saja hanya dengan menggunakan TOEFL ITP ini

    TOEFL IBT (Internet Based Test TOEFL). Merupakan jenis TOEFL yang diselenggarakan langsung di negara Amerika Serikat, sebagai pusat dari penyelenggara TOEFL ini. Biasanya nilai dari TOEFL jenis ini bisa digunakan di berbagai negara yang ada di dunia, dan bisa digunakan selain dari tujuan untuk melanjutkan pendidikan/kuliah saja. Misalnya untuk bekerja, magang, dan yang lainnya

  • b) IELTS

    Sama halnya dengan TOEFL, IELTS juga terbagi ke dalam 2 jenis. Diantaranya:

    IELTS dengan modul akademik. Digunakan untuk kepentingan akademik. Salah satunya yaitu untuk tujuan melanjutkan sekolah maupun kuliah di beberapa sekolah dan universitas ternama di Inggris, Australia, Scotlandia dan juga Selandia Baru, serta

    IELTS dengan modul pelatihan umum. Digunakan untuk tujuan bekerja, magang, hingga untuk berbagai kepentingan imigrasi

Back to Content ↑

5. Hal yang Dinilai

Pada TOEFL dengan jenis ITP, ada 4 sesi yang perlu Anda ikuti dalam penilaian TOEFL ini. Diantaranya sesi listening, structure and writing expressions, dan juga sesi reading comprehension. Sementara untuk TOEFL IBT terdiri dari 4 sesi, yaitu sesi speaking, writing, reading dan juga sesi listening, yang diberikan dalam bentuk pilihan ganda.

Lalu bagaimana dengan persiapan IELTS? Tak jauh berbeda dengan TOEFl, pada IELTS ini juga dikenal dengan adanya sesi reading, writing, listening dan juga speaking. Hanya saja, tes yang diberikan pada IELTS ini berupa pertanyaan dengan jawaban yang ditulis secara langsung. Dalam arti, bukanlah berupa pilihan ganda.

Back to Content ↑

6. Sistem Penilaian

Pada program beasiswa luar negeri yang menggunakan persiapan IELTS, sistem penilaian yang diberikan berupa nilai dengan angka 0-9. Sedangkan pada TOEFL, nilai/skor yang diberikan dalam bentuk angka ratusan. Dimana untuk TOEFL IBT, skor/nilai yang diberikan antara angka 0 hingga 120. Sementara untuk TOEFL ITP, nilainya bisa mencapai angka 677.

Back to Content ↑

Bagi Anda yang masih bingung mengenai TOEFL serta IELTS ini, Anda bisa mengunjungi situs Blog.schoters.com. Karena selain menyediakan berbagai informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kuliah di luar negeri, baik itu untuk program studi S1, S2 dan juga S3.

Situs ini juga bisa Anda andalkan dalam menggali informasi yang lebih dalam lagi mengenai beasiswa untuk tujuan ke luar negeri dari berbagai universitas ternama di seluruh dunia. Bukan hanya itu saja, Anda juga bisa mengetahui mengenai universitas dan negara mana saja yang memberlakukan sistem TOEFL, maupun IELTS sebagai syarat utama lolos dari beasiswa ini.

Apakah hanya itu saja? Tentu saja tidak, Schoters.blog.com juga memberikan bimbingan bagi semua calon mahasiswa hingga calon penerima beasiswa ke luar negeri mengenai bagaimana lolos dari program beasiswa ini.

Termasuk dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan persiapan IELTS ini. Karena itu, Anda tak perlu ragu untuk kuliah di luar negeri, hanya dengan mengikuti berbagai program beasiswa luar negeri. Tentunya dari berbagai informasi yang disediakan oleh situs Schoters.blog.com ini. Sekian, Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!