Skip to main content

Cara Cek Garansi Xiaomi dan Tips Membeli Dengan Aman

Cara Cek Garansi Xiaomi dan Tips Membeli Dengan Aman

Cara Cek Garansi Xiaomi dan Tips Membeli Dengan Aman

Setiap ponsel baru tentunya memiliki garansi yang berlaku untuk jangka waktu tertentu, tidak terkecuali pada Xiaomi. Cara cek garansi Xiaomi sendiri sangat mudah dan tidak jauh berbeda dengan mengecek garansi pada ponsel lainnya.

Hanya terdapat sedikit perbedaan dalam mengecek garansi ini, namun Anda tidak perlu cemas karena berikut akan dibahas secara lengkap. Selain mengecek garansi, ada juga beberapa tips yang harus diperhatikan sebelum membeli ponsel baru yang bergaransi.

1. Empat Cara Cek Garansi Xiaomi Resmi atau Tidak

1.1. Cek IMEI Via Web Kemenperin

Setiap ponsel tentu memiliki IMEI atau kode identitas dari ponsel itu sendiri, tidak terkecuali pada Xiaomi. Peraturan baru di Indonesia mewajibkan setiap ponsel keluaran baru wajib terdaftar di website Kemenperin.

Jika IMEI tersebut ternyata tidak muncul di website Kemenperin, ada kemungkinan HP Xiaomi yang Anda beli bukanlah resmi dan tidak bergaransi. Sebaliknya jika terdaftar, maka sudah pasti garansi resmi Indonesia. Berikut cara mengecek via web Kemenperin :

  • Cek dan catat terlebih dahulu IMEI dari ponsel masing-masing.
  • Cara mengecek IMEI bisa melalui Dial Up *#06# atau bisa melalui cara berikut:
    • Masuk ke menu Settings.
    • Scroll sampai menemukan opsi About Phone, kemudian pilih Status.
    • Pada halaman Status, pilih menu IMEI Information.
    • Selanjutnya akan diarahkan ke halaman baru yang memuat detail IMEI tersebut.
  • Sekarang jalankan browser, kemudian kunjungi situs Kemenperin di https://imei.kemenperin.go.id.
  • Masukkan IMEI pada ponsel Xiaomi Anda pada kolom yang disediakan dan tekan tombol Search.
  • Tunggu beberapa saat dan hasilnya akan muncul dibawah.

1.2. Cek Bagian Kardus

Salah satu cara cek garansi Xiaomi termudah untuk membedakan ponsel Xiaomi mana yang memiliki garansi atau tidak adalah melalui bagian kardusnya. Bagi yang sering membeli produk ponsel Xiaomi, tentu sudah tidak asing lagi dengan stiker TAM yang ada di dus box bagian depan.

Stiker TAM ini melambangkan PT. Telematika Artha Mandiri yang merupakan distributor resmi dari Xiaomi yang ada di Indonesia. Selain memiliki stiker TAM, garansi Xiaomi juga ditunjukkan dengan tulisan PT. SAT Nusapersada Tbk yang merupakan salah satu perusahaan di Batam.

Perusahaan SAT Nusapersada inilah yang merakit ponsel Xiaomi asli dari Indonesia, bukan dari China. Ini sangat penting karena nantinya akan berpengaruh pada bahasa yang digunakan pada ponsel tersebut. Jika tertulis made in China, berarti buatan dari China.

1.3. Cek Bentuk Charger

Pada umumnya ponsel Xiaomi memiliki dua jenis garansi, yaitu garansi distributor dan resmi. Perbedaan ini bisa dilihat dari bentuk charger yang didapatkan. Apabila bentuk kepala charger yang didapatkan memiliki kaki tiga, itu berarti bergaransi distributor.

Berbeda lagi jika Anda mendapatkan kepala charger yang memiliki kaki dua, maka sudah jelas garansi resmi. Di dalam box biasanya juga terdapat kartu garansi resmi dari tempat Anda membeli dan biasanya bisa diisi sendiri atau membeli di tempat akan diisi oleh pihak toko.

1.4. Cek di IMEI Info

  • Kunjungi situs nya di https://www.imei.info.
  • Selanjutnya masukkan kode unik IMEI di kolom Enter IMEI. Pastikan Anda memasukkannya dengan benar.
  • Centang terlebih dahulu kolom Captcha dan ikuti petunjuknya sampai centang hijau.
  • Setelah centang hijau, tekan tombol Check.
  • Selanjutnya akan diperlihatkan detail dari ponsel tersebut.
  • Perhatikan beberapa opsi pilihan di bawah Free Checks.
  • Cara cek garansi Xiaomi adalah dengan memilih opsi Xiaomi XX Warranty Status Check dan tunggu sampai sistem memproses permintaan Anda.
  • Setelah halaman terbuka, maka Anda bisa melihat status garansi pada tulisan Warranty Start dan Warranty End.

2. Tips Membeli Xiaomi Bergaransi Secara Online dan Offline

2.1. Cari Toko Online Terpercaya

Xiaomi seringkali mengadakan flash sale atau pre-order untuk produk terbarunya. Bagi yang ingin membeli secara online, maka harus mencari toko online yang terpercaya. Setiap marketplace biasanya sudah terdapat toko online yang menjual produk tersebut.

Anda bisa membandingkan toko online satu dengan yang lainnya melalui review yang diberikan oleh pengguna yang pernah membeli produk di toko tersebut. Ini sangat penting karena nantinya berhubungan dengan garansi produk.

2.2. Beli Langsung Dari Officialnya

Penjualan secara online memiliki penggemar dalam jumlah yang banyak, namun tentunya Anda harus berhati-hati. Salah satu tips dan cara cek garansi Xiaomi yang original adalah dengan membeli langsung dari official storenya.

Di beberapa marketplace besar seperti Tokopedia, Shopee dan sejenisnya, Xiaomi memiliki official storenya. Jangan tergiur dengan harga yang murah atau tidak masuk akal dari store lain karena bisa saja bukan garansi resmi.

2.3. Datangi Store Offline Resminya

Bagi yang kurang percaya dengan pembelian secara online atau takut akan resiko yang didapat, maka Anda bisa membeli secara offline. Pembelian secara offline ini mudah ditemukan mengingat sudah ada distributor resmi yang bisa dikunjungi secara offline.

Salah satu kelebihan membeli secara offline adalah Anda bisa mengecek langsung kondisi ponsel tersebut sepuasnya. Terlebih proses klaim garansi biasanya juga akan dibantu oleh pihak toko. Pihak toko sendiri juga biasanya menawarkan garansi personal dalam jangka waktu tertentu.

2.4. Beli Di Distributor Terpercaya

Baik pembelian secara online maupun offline, alangkah baiknya untuk membeli di distributor yang terpercaya. Salah satu tips untuk membandingkan antara distributor yang asli atau tidak adalah dari segi tampilan Box dan penawaran yang diberikan.

Umumnya distributor resmi akan memiliki gerai toko yang besar dan pada kardus box Xiaomi terdapat stiker TAM. Selain itu, pihak distributor juga memberikan jaminan garansi sekitar 1 tahun untuk setiap produk ponsel Xiaomi yang telah dibeli. Namun beberapa ada juga yang garansinya 6 bulan.

3. Apa Saja Yang Dapat Diklaim Garansi?

3.1. Kerusakan Suara

Baik produk telepon genggam maupun tablet keluaran dari Xiaomi yang mengalami masalah pada suara, maka bisa diklaim garansi. Adapun kerusakan suara disini adalah gadget tidak dapat mengeluarkan suara sedikitpun atau volume yang dihasilkan tidak wajar.

3.2. Baterai Bermasalah

Jika baterai pada gadget yang baru saja Anda beli bermasalah seperti tidak dapat mengisi maupun tidak dapat digunakan ketika diisi penuh, maka bisa klaim garansi. Ini sangat penting untuk dicek setelah membeli karena baterai merupakan elemen penting dalam sebuah ponsel.

3.3. Kabel Data Abnormal

Beberapa produk Xiaomi ada yang menyertakan kabel data USB. Kabel tersebut seharusnya dapat bekerja dengan normal. Namun jika ternyata ketika digunakan tidak dapat melakukan pengisian daya atau kerusakan lain, maka termasuk dalam garansi produk.

3.4. Charger Tidak Berfungsi

Charger menjadi perangkat selanjutnya yang perlu dicek terlebih dahulu. Apabila setelah membeli ternyata charger tidak dapat mengisi, maka bisa ditukarkan ke tempat membeli sebelumnya. Adapun syaratnya adalah membawa bukti pembelian, kartu garansi dan dokumen pendukung lainnya.

Sangat mudah bukan cara cek garansi Xiaomi? Sekarang Anda bisa lebih berhati-hati dalam membeli ponsel Xiaomi yang baru, apakah masih bergaransi atau sudah tidak bergaransi. Terlebih ketika Anda ingin membeli ponsel second Xiaomi yang baru digunakan beberapa bulan. Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!