Skip to main content

7 Tips Atasi Mual Saat di Perjalanan

7 Tips Atasi Mual Saat di Perjalanan

7 Tips Atasi Mual Saat di Perjalanan

Menikmati liburan bukan hanya soal fisik saja, melainkan juga kenyamanan ketika di perjalanan juga perlu dipersiapkan. Tak jarang banyak orang yang menolak liburan karena malas dan takut mual saat di perjalanan. Haruskah halangan mual tersebut menjadi penghalang kamu untuk liburan?

Secara praktisnya, obat anti mual sudah banyak tersedia. Kamu bisa meminum obat tersebut ketika hendak berangkat. Namun, bagi sebagian orang yang tak suka minum obat, 7 tips atasi mual saat di perjalanan berikut ini dapat kamu praktekkan.

1. Sedia Aromaterapi

Jika tidak ingin mengonsumsi obat, kamu bisa menggunakan aromaterapi untuk mengatasi rasa ingin mual. Siapkan aromaterapi atau minyak kayu putih lain sebelum memulai perjalanan. Benda ini cukup manjur untuk berjaga-jaga barangkali mual saat di perjalanan.

Selain itu, bagi sebagian orang yang menikmati aromaterapi akan merasakan sensasi rileks. Dengan begitu, keinginan untuk muntah pun akhirnya tertahan. Adapun perlakuannya adalah aromaterapi diusapkan ke bagian dahi, tengkuk leher, dan perut.

Namun, sebaliknya bagi sebagian yang lain malah tidak menyukai aromaterapi. Maka sebaiknya menghindari cara yang satu ini jika memang malah membuat sesak. Akan lebih baik jika tipe orang seperti ini mengkonsumsi obat atau cara lain agar tidak mual saat di perjalanan.

2. Lihat Keluar Jendela

Melihat keluar jendela bisa membuatmu lebih rileks. Biasanya keinginan muntah adalah karena jalan yang tidak mengenakkan, seperti terlalu menanjak atau terlalu curam. Bisa juga hal ini dipicu karena jalan yang terlalu monoton.

Apalagi bagi seseorang yang memang sangat sering mual setiap kali menempuh perjalanan. Cara ini dirasa cukup ampuh dan dapat dilakukan secara alami. Melihat keluar jendela membuatmu menikmati pemandangan luar yang menyejukkan mata.

Namun, arah pandang kamu juga berpengaruh. Seseorang yang duduk di kursi bagian belakang bisa jadi semakin pusing ketika diminta melihat keluar jendela. Oleh karena itu, cobalah memilih posisi duduk di kursi depan.

Berada di kursi depan membuat pandanganmu selalu berada dalam jangkauan mata lurus, searah dengan jalannya mobil. Jika berada di kursi bagian belakang, cara penginterpretasian pemandangan justru akan membuatmu semakin pusing dan mual.

3. Jangan Sampai Kekenyangan

Ketika berangkat, kamu memang disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi. Hal ini karena tubuh butuh nutrisi agar tidak lemas ketika liburan nantinya. Namun, berlebihan dalam mengkonsumsi makanan juga tidak baik ketika akan berangkat liburan.

Kekenyangan menjadi salah satu penyebab kamu mabuk perjalanan. Sebaiknya hindarilah makan terlalu berlebihan ketika akan melakukan perjalanan. Makanan yang sangat perlu kamu hindari adalah makanan yang mengandung lemak dan makanan pedas.

Kedua jenis makanan tersebut lebih berpotensi membuatmu mual di perjalanan. Apalagi ketika menghadapi guncangan atau jalan yang tidak rata. Kondisi jalan yang seperti ini dapat semakin memicu rasa mual.

Alhasil, karena isi perut terlalu berlebihan, makanan yang baru masuk sangat mudah untuk dimuntahkan kembali. Padahal hal seperti ini yang kamu hindari bukan?

4. Menghindari Membaca dalam Mobil

Bermain gadget saat di perjalanan, terutama di mobil bisa membuat mata berkunang-kunang dan buram. Bahkan, sebagian besar orang sangat pusing ketika harus menatap layar gadget saat mereka sedang melakukan perjalanan.

Alih-alih menghibur dan mengatasi kebosanan, bermain gadget justru malah menimbulkan pusing dan mual. Aktivitas menggunakan gadget dan membaca dalam mobil membuatmu sulit mencerna informasi secara bersamaan.

Bukan menambah wawasan, justru kamu merasa pusing karena ketidaksesuaian informasi yang harus dicerna oleh otak. Hal ini membuat otak bingung respons apa yang akan diberikan tubuh terlebih dahulu.

Oleh karenanya, tubuh cenderung tidak enak, mual, dan ingin muntah. Lebih baik jika kamu mengobrol langsung dengan teman jika memang ingin membicarakan dan menambah ilmu dari sebuah buku.

5. Makan Permen

Permen selalu menjadi andalan ketika melakukan perjalanan. Entah karena apa, rasa permen yang manis atau mint pun memberikan efek lebih baik bagi tubuh. Permen ini bak obat untuk pencegahan sebelum muntah karena rasanya yang nyaman di perut.

Adapun sebuah riset juga menyebutkan bahwa permen jahe bisa menekan produksi asam lambung. Hal ini artinya permen jahe dapat mengurangi rasa ingin muntah. Ada pula yang menggunakan cara mengunyah permen karet. Diketahui permen karet memproduksi air liur berlebih sehingga bisa mengalihkan rasa mual.

Selain tiga jenis rekomendasi permen tersebut diatas, kamu bisa memilih permen dengan rasa kesukaanmu. Dengan mengunyah permen sesuai yang kamu suka, perasaanmu pun akan lebih menyenangkan dan bahagia selama perjalanan.

Hingga tidak ada lagi keinginan untuk muntah. Terdengar cukup baik dan mudah bukan? Jangan lupa membawa permen untuk bahan konsumsi selama di perjalanan ya.

6. Minum Air Mineral agar Tidak Dehidrasi

Siapa pun mengetahui kalau meminum air sangat baik bagi tubuh. Sebab, air menjadi konsumsi utama yang paling dibutuhkan tubuh. Oleh karenanya, banyak kita temui bahwa semestinya kita mengkonsumsi minimal 8 gelas air setiap harinya.

Hal ini juga berlaku ketika kamu akan liburan. Jangan biarkan liburan yang panjang tanpa mengonsumsi air mineral sedikit pun. Jadikan satu botol air mineral sebagai konsumsi yang wajib dibawa ketika liburan.

Selain bertujuan agar tidak dehidrasi, air mineral bisa menjadi teman perjalananmu. Misalnya ketika ingin muntah, tidak ingin mengkonsumsi apapun, air mineral menjadi pilihan yang cukup tepat.

Air mineral ini bisa menjadi solusi bagi kamu yang tidak suka makan di perjalanan. Dengan begitu, kebutuhan nutrisi tubuh tetap terpenuhi meskipun tanpa mengonsumsi bahan makanan bernutrisi.

7. Beristirahatlah Sejenak

Ketika merasa mual dan ingin muntah, cobalah untuk memejamkan mata sejenak. Cara ini bisa menenangkan kamu dari pusing yang memicu mual dan muntah. Rebahkan tubuhmu kemudian pejamkan mata sejenak.

Pastikan ketika kondisi ini, tubuh merasa rileks dan berada pada posisi yang nyaman. Hal ini bermanfaat untuk memperbaiki suasana tubuh yang awalnya ingin muntah. Sembari beristirahat, kamu dapat mengoleskan aromaterapi agar lebih hangat.

Cara ini cukup ampuh dan menjadi pencegah kamu untuk muntah di perjalanan. Sebagian besar orang yang melakukan perjalanan jauh justru menyiapkan posisi tidur yang nyaman demi menghindari pusing dan mual di perjalanan.

Kamu pun bisa mencoba cara ini. Merebahkan tubuh membuatmu rileks dan sangat menikmati tenangnya perjalanan. Bahkan tidak ada lagi rasa mual dan ingin muntah.

Sebelum melakukan perjalanan, kamu memang diharuskan untuk melakukan persiapan. Apalagi jika kamu tipe yang sangat rentan mual dan muntah selama di perjalanan. Lakukan 7 tips atasi mual saat di perjalanan tersebut untuk membantu kamu memiliki pengalaman menyenangkan ketika perjalanan.