Skip to main content

Cara Menukarkan Uang Rusak Ke Bank Indonesia

Cara Menukarkan Uang Rusak ke Bank Indonesia

Cara Menukarkan Uang Rusak Ke Bank Indonesia

Kamu mungkin pernah mengalami kejadian tak terduga dengan uang tabunganmu. Misalnya, setelah lama tidak dicek, uang itu dimakan rayap sehingga bentuk uang menjadi tidak utuh. Atau kejadian lainnya kamu menerima uang kembalian yang sudah lusuh.

Dalam jumlah kecil hal itu tidak menjadi masalah. Yang membuatmu panik jika uang tersebut total nilainya cukup besar. Kemudian, kamu akan bertanya apakah bisa menukarkan uang ke Bank Indonesia? Jawabannya Bisa. Akan tetapi, ada syarat dan ketentuan yang harus kamu penuhi.

Syarat Uang Bisa Ditukar Uang Baru

Masyarakat dapat menukarkan uang rupiah yang lusuh, rusak, ataupun uang yang telah ditarik dari peredaran. Uang tersebut akan diganti dengan uang rupiah yang layak edar. Kamu dapat menukarkan uang rupiah ke kantor Bank Indonesia di daerah. Selain itu, layanan penukaran uang ini juga bisa dilakukan pada saat kegiatan kas keliling Bank Indonesia. Adapun bank umum yang melayani penukaran uang juga dapat dijadikan pilihan.

Lalu, Apa Saja Syarat Penukaran Uang di Bank Indonesia ?

  1. Bentuk Fisik Uang Masih 2/3 Aslinya

    Syarat pertama kerusakan uang agar dapat ditukar adalah bentuk fisiknya masih 2/3 dari ukuran aslinya. Sebelum berniat menukarkan uang, kamu harus memeriksa terlebih dahulu seberapa parah kerusakan uangmu. Jika besar uang masih 2/3 dari ukuran yang asli, maka syarat pertama telah kamu penuhi.

    Mengapa harus 2/3 ? Barangkali ini menjadi pertanyaanmu. Hal ini merupakan ketentuan dari Bank Indonesia. Angka 2/3 dianggap sebagai standar.

    Apabila keadaan uang sangat kecil atau kurang dari 2/3 maka peluang menukarkan uang dianggap hangus. Dari perkiraan ukuran 2/3 tersebut, masih didapatkan data-data yang diperlukan. Misalnya, nominal uang dan nomor seri.

  2. Nomor Seri Masih Terbaca

    Besarnya uang 2/3 ukuran asli pun masih harus diperiksa apakah nomor seri uang tersebut masih lengkap dan terbaca. Untuk menjamin keaslian uang adalah dengan menunjukkan nomor serinya. Marak di masyarakat yang mengedarkan uang palsu hingga nomor seri yang dicetak semirip mungkin. Namun, Bank Indonesia memiliki kualifikasi tersendiri untuk mengecek uang tersebut.

    Nomor seri merupakan bagian terpenting kedua setelah nilai nominal. Dari nomor seri tersebut dapat diketahui nilai keaslian uang. Jadi, pastikan uang yang akan kamu tukarkan memiliki nomor seri yang dapat dibaca.

  3. Jika Terpecah, Uang Harus Memiliki Paling Banyak Dua Bagian

    Uang yang rusak ataupun lusuh bentuknya sudah tidak utuh lagi. Jika uang terbagi menjadi beberapa bagian misalnya karena terpisah, maka syarat agar dapat ditukarkan, uang harus terbagi menjadi dua bagian. Karena jika kondisi uang terpisah-pisah, bentuk uang tersebut sudah tidak dapat digambarkan lagi.

    Merujuk syarat awal bahwa besar uang rusak harus 2/3 aslinya. Oleh karenanya kondisi uang benar-benar harus diperiksa untuk memastikan layak tidaknya dilakukan penukaran dengan uang baru.

Mekanisme Penukaran Uang Baru

Sudah memenuhi syarat penukaran uang? Sekarang yang harus kamu ketahui adalah mekanisme penukaran uang. Berikut detail informasinya.

  1. Bawa Uang Rusak Yang Ingin Ditukarkan

    Setelah kamu memeriksa syarat-syarat penukaran uang rusak terpenuhi, selanjutnya kamu akan menyiapkan uang tersebut untuk ditukar. Sebelum berangkat ke kantor Bank Indonesia, pastikan kamu menyimpan uang tersebut dalam kondisi yang aman. Hal itu bertujuan untuk meminimalisasi kejadian tak terduga. Bayangkan jika ternyata esok hari dimana kamu telah bersiap menukarkan uang, justru yang terjadi adalah kondisi uang yang rusaknya bertambah parah. Tentu hal itu cukup membuat panik hingga kemungkinan terburuknya kamu gagal menukarkan uangmu.

    Meskipun telah rusak, uang tersebut masih dapat ditukar selama memenuhi syarat. Oleh karenanya, kamu harus menyimpan dengan baik layaknya kamu menyimpan uang baru.

  2. Datang Ke Kantor Bank Indonesia atau Bank Umum Penyedia Layanan Penukaran Uang Rusak

    Selanjutnya kamu pergi ke tempat tujuanmu, yakni kantor Bank Indonesia. Meskipun BI memiliki kantor pusat di Jakarta, tetapi setiap kabupaten atau kota besar memiliki cabang Bank Indonesia. Kamu dapat memilih kantor BI dengan jarak terdekat dari rumah. Hal ini dilakukan agar mengefektifkan waktu jarak tempuh.

    Tempat tujuanmu sudah tepat, di sana kamu akan diberikan pelayanan penukaran uang rusak. Sementara itu, jika terpaksa tidak ada kantor Bank Indonesia terdekat, kamu dapat menuju ke kantor bank umum yang melayani hal ini. Jadi pastikan sebelumnya kami tahu tempat ke mana akan menukarkan uang rusak tersebut. Baik Bank Indonesia maupun bank umum selama melayani penukaran uang rusak dapat membantu menyelesaikan urusanmu.

  3. Sampaikan Maksud Dan Tujuan

    Setelah sampai, pihak customer service akan menanyakan apa keluhan yang kamu alami. Atau jika tidak, kamu dapat bertanya kepada pos satpam atau penjaga keamanan lainnya terkait ke bagian mana masalah kamu dapat diselesaikan.

    Utarakan maksud dan tujuan dengan jelas. Sampaikan dengan bahasa tepat dan tidak terbelit-belit. Dengan kamu menyampaikan maksud dan tujuan, petugas bank akan paham dengan masalahmu. Pada akhirnya, mereka akan menindak lanjuti penukaran uang rusak tersebut.

  4. Serahkan Uang Yang Akan Ditukar

    Setelah mendapat pemahaman yang sama antara kamu dengan petugas bank, serahkan uang rusak milikmu untuk ditukar dengan uang baru. Selanjutnya, uangmu yang rusak akan diperiksa oleh petugas bank. Jika dinyatakan memenuhi syarat, maka persoalanmu akan segera diproses.

  5. Selesai. Uang Rusak Telah Diganti Dengan Uang Baru

    Masalah ini tidak membutuhkan waktu lama. Asalkan uang rusakmu benar-benar memenuhi persyaratan, pihak bank akan segera melakukan penukaran dengan uang yang baru.

    Oleh karena kamu menuju kantor bank Indonesia secara langsung, dalam artian tidak melalui perantara, hal ini dapat lebih cepat terselesaikan. Apalagi jika kamu menghubungi Bank Indonesia pada saat kunjungan keliling BI. Tentu secara praktis tanpa perlu pergi jauh, kamu bisa mendapatkan layanan ini.

    Dalam sekali perjalanan, uang rusak yang dibawa ketika berangkat akan berganti dengan uang baru ketika pulang. Hal ini disebabkan oleh pihak bank yang memberikan pelayanan dengan cepat. Kamu hanya perlu menunggu sebentar sementara pihak bank memproses uang baru untukmu.

Nah, cukup mudah dan simpel bukan ? Mulai dari syarat hingga mekanisme penukaran uang ke Bank Indonesia semakin menambah pengetahuanmu. Tetap tenang dan jangan panik ketika mendapati uangmu rusak ataupun sudah lusuh. Selama memenuhi persyaratan, kamu akan mendapatkan uang baru dengan nominal yang sama.

Jangan lupa pahami tahapan-tahapan penukaran uang. Dengan begitu kamu tidak akan bingung apa yang harus dilakukan. Percayalah semua masalah dapat diselesaikan jika kamu mau berusaha mencari informasi yang diperlukan dalam penyelesaian masalahmu. Kamu tentu tidak tinggal diam bukan, saat uang dalam jumlah besar ternyata rusak karena satu dan hal lain. Jadi jangan pernah ragu untuk menghubungi Bank Indonesia ketika kamu akan menukarkan uang.