Skip to main content

Jenis-Jenis Bahan Pokok yang Wajib ada Pada Usaha Warung Sembako dengan Modal Terbatas

Jenis-Jenis Bahan Pokok yang Wajib ada Pada Usaha Warung Sembako dengan Modal Terbatas
Jenis-Jenis Bahan Pokok yang Wajib ada Pada Usaha Warung Sembako dengan Modal Terbatas
Images source: Hipwee.com/

Jenis-Jenis Bahan Pokok yang Wajib ada Pada Usaha Warung Sembako dengan Modal Terbatas

Usaha warung sembako bisa menjadi pilihan bisnis yang paling menguntungkan. Mengingat hampir semua orang membutuhkan bahan-bahan pokok yang umumnya dijual disana. Bahkan bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil dan terbatas.

Meskipun demikian, nantinya Anda juga bisa mengembangkannya menjadi bisnis yang besar, tentunya dengan menambah modal secara bertahap. Apa saja bahan-bahan pokok yang harus ada pada warung sembako ini? Khususnya untuk warung sembako dengan modal kecil dan terbatas? Ini dia beberapa contoh-contohnya!

TOC / Daftar Isi

Bahan-Bahan Pokok yang Harus Ada dalam Usaha Warung Sembako, Meskipun dengan Modal Kecil dan Terbatas

Meskipun dengan modal kecil dan terbatas, setidaknya Anda perlu menyediakan beberapa bahan pokok yang banyak dicari masyarakat. Selain karena bahan-bahan pokok tersebut merupakan bahan-bahan yang memang banyak dibutuhkan masyarakat dalam setiap harinya.

Maka dengan menyediakan beberapa bahan pokok tersebut. Maka secara langsung, hal tersebut bisa membuat Anda memperoleh keuntungan. Meskipun memang, laba dari usaha warung sembako ini tidak lebih besar dari bisnis lainnya. Namun dengan penjualan yang dilakukan secara rutin dan setiap hari, tentunya hal tersebut akan membuat bisnis Anda bisa semakin berkembang.

Beberapa bahan pokok yang harus Anda sediakan pada warung sembako yang dimaksud diantaranya:

1. Kebutuhan Dapur

Bahan pokok yang harus Anda sediakan paling awal adalah bahan-bahan pokok berupa kebutuhan dapur. Dimana kebutuhan dapur ini merupakan bahan-bahan pokok yang sering dicari dan digunakan setiap hari. Beberapa bahan pokok berupa kebutuhan dapur ini diantaranya:

  • Beras
  • Minyak goreng
  • Terigu
  • Gula pasir
  • Telur
  • Mie Instan, serta
  • Gas elpiji

Untuk yang terakhir ini, Anda bisa memulainya dengan menyediakannya dalam jumlah kecil, sesuai dengan modal yang Anda miliki. Misalnya tabung elpiji 3 kg, dengan jumlah 5 tabung terlebih dahulu. Barulah setelah Anda memiliki modal yang lebih besar, maka Anda bisa menambah tabung gas elpiji dengan jumlah banyak, serta ukuran yang lebih beragam. Misalnya elpiji ukuran 3kg, 5kg, dan juga 12kg.

2. Bumbu-Bumbu Dapur

Meskipun bahan-bahan pokok berupa bumbu-bumbu dapur ini masih dikategorikan sebagai bahan-bahan yang selalu ada di dapur. Namun bisa terlihat, bahwa kebutuhan dapur dan bumbu dapur ini jelas berbeda. Sehingga tidak bisa dikategorikan sebagai bahan pokok dengan jenis yang sama.

Karena alasan itu pula, ada beberapa pemilik usaha warung sembako yang memang tidak menyediakan bumbu-bumbu dapur ini. Meskipun demikian, agar pembeli tidak kesulitan untuk mencari penjual bumbu-bumbu dapur, setelah berbelanja di warung sembako milik Anda. Maka ada baiknya Anda juga menyediakan bumbu-bumbu dapur.

Dimana bumbu-bumbu dapur yang biasa digunakan sehari-hari dan tidak mudah basi, layu dan busuk diantaranya:

  • Bumbu masak instan
  • Garam
  • Bumbu dapur dalam kemasan, seperti merica bubuk, ketumbar bubuk, penyedap rasa, dan yang lainnya)

3. Kebutuhan Mandi dan Mencuci

Selain bahan-bahan pokok di atas, ada barang-barang lainnya yang memang tidak termasuk ke dalam bahan-bahan yang bersifat urgent, namun sering digunakan setiap hari. Beberapa barang-barang tersebut diantaranya adalah barang-barang yang sering digunakan untuk mandi dan mencuci. Diantaranya:

  • Sabun mandi
  • Sabun cuci
  • Pasta gigi
  • Shampo
  • Sabun cuci piring, dan yang lainnya

4. Bahan-Bahan Lainnya yang Sering Dicari Masyarakat

Meskipun Anda telah melengkapi usaha warung sembako dengan beragam bahan-bahan kebutuhan pokok sehari-hari, seperti yang telah disebutkan diatas. Maka jika modal Anda masih mencukupi, Anda bisa menambah etalase warung sembako Anda dengan berbagai barang lainnya, yang memang banyak dicari masyarakat sehari-hari.

Beberapa barang yang bisa Anda jual di warung sembako Anda diantaranya:

  • Rokok
  • Kopi
  • Susu
  • Pembalut
  • Popok bayi
  • Air mineral
  • Minuman dalam kemasan
  • Obat-obatan dengan dosis rendah
  • Makanan kaleng seperti sarden dan kornet
  • Saus dan kecap
  • Mentega, dan yang lainnya

Perkiraan Modal untuk Membuka Warung Sembako

Bagi Anda yang ingin memulai untuk membuka warung sembako, Anda bisa menyiapkan modal antara 10-15 juta rupiah. Dengan ketentuan tempat milik sendiri, etalase telah tersedia sebelumnya, serta bahan-bahan pokok yang dijual merupakan bahan-bahan pokok dan barang-barang yang telah disebutkan diatas.

Namun bagaimana jika Anda hanya memiliki modal kurang dari angka tersebut, misalnya sekitar 5 juta rupiah? Apakah masih bisa membuka usaha warung sembako? Anda tak perlu khawatir, karena sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa warung sembako merupakan salah satu bisnis yang bisa dimulai dengan modal besar, maupun modal terbatas sekalipun.

Sementara bagi Anda yang memang memiliki modal yang terbatas, misalnya sekitar 5 juta rupiah. Maka Anda bisa membuka warung sembako dengan bahan-bahan pokok yang paling banyak dibutuhkan saat itu, tentunya dengan jumlah yang kecil dahulu.

Barulah jika nantinya, Anda mendapatkan tambahan modal, maka Anda bisa menambah jenis-jenis bahan pokok dengan jenis-jenis yang beragam, serta dengan jumlah yang banyak. Untuk memulai usaha warung sembako dengan modal sekitar 5 juta rupiah, maka Anda bisa menyediakan beberapa bahan pokok seperti berikut ini. Diantaranya:

  • Beras 5 sak x Rp 9.000,- = Rp 450.000,-
  • Minyak goreng 10 liter x Rp 25.000,- = Rp 250.000,-
  • Terigu 20 kg x Rp 10.000,- = Rp 200.000,-
  • Gula pasir 20kg x Rp 12.000,- = Rp 240.000,-
  • Telur 20kg x Rp 22.000,- = Rp 440.000,-
  • Mie instan (kuah dan mie goreng) 5 karton x Rp 100.000,- = Rp 500.000,-
  • Kopi 20 renceng dengan beragam merk, kira-kira Rp 250.000,-
  • Susu 2 dus (240 sachet) x Rp 125.000,- = Rp 250.000,-
  • Elpiji 5 tabung (ukuran 3kg) x Rp 90.000,- = Rp 450.000,-
  • Garam 5 kg (dengan ukuran masing-masing 250 gram) x Rp 8.000,- = Rp 40.000,-
  • Bumbu masak instan dan bumbu dalam kemasan kira-kira sekitar Rp 250.000,-
  • Sabun mandi minimal 2 merk sebanyak 10 pcs x Rp 2.500,- = Rp 25.000,-
  • Shampo dengan beragam merk 5 renceng (untuk ukuran sachet) x Rp 10.000,- = Rp 50.000,-
  • Pasta gigi dengan 2 ukuran, yaitu 75 gram dan 120 gram, masing-masing sebanyak 5 buah dengan harga total kira-kira Rp 80.000,-
  • Sabun cuci piring 20 bungkus dengan ukuran 200ml x Rp 4.000,- = Rp 80.000,-
  • Sabun cuci (deterjen) cair 10 renceng x Rp 10.000,- = Rp 100.000,-
  • Rokok 3 slop dengan 3 merk berbeda, kurang lebih Rp 1.000.000,-

Total persediaan barang yang ada di warung sembako yang Anda miliki yaitu sekitar Rp 4.655.000,-. Dari sekitar modal sebesar Rp 5.000.000,- yang Anda miliki. Maka ada sekitar Rp 345.000,- sisanya, yang bisa Anda gunakan sebagai uang kas.

Demikian rincian bahan-bahan pokok dan barang-barang lainnya yang bisa Anda sediakan di warung sembako Anda, dengan modal tidak lebih dari 5 juta rupiah. meskipun demikian, Anda bisa membuka usaha warung sembako dengan modal lebih dari angka tersebut. Tentunya dengan produk yang lebih beragam, dan juga jumlah barang yang lebih banyak lagi. Sekian, Terima Kasih dan Semoga Bermanfaat!