Skip to main content

8 Ciri Mental Lemah yang Mesti Kamu Hindari

8 Ciri Mental Lemah yang Mesti Kamu Hindari

8 Ciri Mental Lemah yang Mesti Kamu Hindari

Apa kabar para pejuang? Bagaimana progres perjuanganmu dalam meraih mimpi? Beristirahatlah jika memang kamu lelah. Akan tetapi, jangan lupa bangkitkan kembali semangatmu. Kamu harus mempunyai mental kuat karena kamu calon juara. Tentunya kamu ingin segera mewujudkan impianmu bukan?

Ternyata sikap mental begitu mempengaruhi perjuangan seseorang. Meskipun seringkali dilanda kegagalan, orang dengan mental kuat tidak mudah menyerah. Berbeda dengan orang bermental lemah, mereka cenderung mempunyai mindset mudah putus asa. Jadi, sebenarnya mental lemah itu seperti apa?

Berikut ini 8 ciri mental lemah yang mesti kamu hindari.

TOC / Daftar Isi

1. Selalu Menyalahkan Situasi

Saat terjadi kesalahan atau kegagalan, orang bermental lemah akan selalu mengalah situasi. Dirinya selalu mencari alasan bahwa lingkungan menjadi penyebab kegagalannya. Bahkan, lebih parahnya lagi, dirinya tidak pernah mau mencari tahu apa saja kelemahannya. Bisa jadi sesuatu hal tidak sesuai ekspektasi karena tindakan kita yang kurang maksimal. Mulai sekarang, belajarlah mengevaluasi diri sendiri.

Back to Content ↑

2. Selalu Menyalahkan Orang Lain

Ada lagi satu ciri yang masih berhubungan dengan mengkambing hitamkan sesuatu. Orang bermental lemah akan selalu menyalahkan orang lain. Misalnya saat bekerja dalam tim, ia tidak pernah menyadari kesalahannya dirinya. Dalam arti lain, ia selalu mencari kesalahan orang lain dalam timnya. Jika kamu mengalaminya, kamu akan dianggap sebagai orang yang agresif atau mudah marah. Sebab, bisa jadi orang yang tersalahkan tersebut malah menuntut dirimu karena menuduh tanpa bukti.

Back to Content ↑

3. Selalu Mengeluh

Selain bersikap selalu menyalahkan, orang bermental lemah dapat diketahui dengan seringnya terdengar keluhan. Tak hanya satu dua kali saja, bahkan setiap saat ketika mengalami pekerjaan berat, dia akan cenderung mengeluh. Biasanya keluhan ini sering kita dengar di media sosial. Nah, ngeri juga kan sampai curhat ke media sosial. Bertambahlah label kalau orang tersebut memang bermental lemah.

Usahakan selesaikan urusan dengan kepala dingin. Jangan selalu membawa perasaan apalagi sampai sering mengeluh. Nikmati kembali prosesnya, niscaya kamu akan mendapatkan hasil yang manis.

Back to Content ↑

4. Hidup di Masa Lalu

Maksudnya bagaimana ciri mental lemah yang satu ini? Seseorang bermental lemah cenderung memiliki mindset tetap. Dalam artian dirinya tidak ingin berkembang mengikuti zaman. Pikiran seperti inilah yang disebut hidup di masa lalu. Akhirnya kehidupan ia hanya akan begitu-negitu saja. Tidak ada perubahan dari zaman dahulu sampai sekarang. Jika dibiarkan terus seperti ini, tentu kesuksesan tidak akan pernah datang.

Back to Content ↑

5. Ingin Sukses Secara Instan

Masih ada kaitannya dengan ciri hidup di masa lalu. Seseorang yang memiliki mental lemah akan menginginkan kesuksesan secara instan. Dia akan mendambakan hal tersebut terwujud tanpa melalui proses yang panjang. Padahal di mana pun, tidak ada kesuksesan yang instan, kecuali jika kamu anak sultan yang kaya raya sampai tujuh turunan. Sudah dijamin hanya tinggal duduk saja hidupmu akan makmur.

Back to Content ↑

6. Iri dengan Kesuksesan Orang Lain

Nah satu lagi tentang cara orang bermental lemah memandang kesuksesan. Dia akan selalu berpikiran negatif terhadap kesuksesan orang lain. Bukannya menjadi semangat untuk mencapai sukses versi sendiri, tetapi orang bermental lemah justru terus menerus iri hati. Dia tidak senang jika orang lain sukses. Padahal dirinya juga dapat dikatakan kurang memiliki usaha untuk mencapai kesuksesan.

Sekali lagi hukum timbal balik berlaku. Jika kamu berusaha, pasti kamu akan mendapatkan hasil. Begitu juga jika kamu mengapresiasi kesuksesan orang lain, tandanya kesuksesan kamu memang sudah dekat. Sepakat?

Back to Content ↑

7. Menjatuhkan Semangat

Ciri yang satu ini memiliki tingkat bahaya yang lebih besar. Saat orang bermental lemah sudah iri terhadap orang lain, selanjutnya dia akan mencari cara agar orang tersebut tidak sukses kembali. Dia berusaha menjatuhkan semangat orang lain dengan berbagai cara. Misalnya menyindir tentang kejelekan orang tersebut atau lebih parahnya lagi menghina hasil karya yang dibuat oleh orang lain.

Ingatlah jika kamu berbuat buruk atau membuat mental dan semangat orang lain menjadi turun, hal tersebut pasti akan kembali pada dirimu. Semangatlah dalam berusaha. Jangan lupa menggandeng tangan orang lain untuk sukses bersama.

Back to Content ↑

8. Mudah Menyerah

Ciri yang terakhir, seseorang bermental lemah selalu bersikap mudah menyerah. Jika sekali dirinya gagal, dia enggan mencoba lagi. Perasaan takut seringkali menghinggapi karena selalu berpikir bahwa kegagalan akan datang kembali. Akhirnya dia memilih untuk tidak mencoba karena takut gagal.

Mudah menyerah bisa menjadikan seseorang tidak pernah lagi berkembang. Padahal jika kembali mencoba, mungkin peluang berhasil akan lebih terbuka. Sebab, jatah kegagalan telah dihabiskan pada waktu sebelumnya. Barangkali di masa depan saatnya keberhasilan satu persatu diraih. Namun, dengan mudah menyerah berarti menutup jalan kesuksesan. Jika benar kamu ingin sukses, kamu jangan pantang menyerah ya!

Back to Content ↑

Mulai sekarang, lepaskanlah satu persatu ciri mental lemah tersebut jika memang masih ada dalam dirimu. Untuk meraih kesuksesan sebisa mungkin kamu menghindari hal tersebut. Jika masih sering menghampiri, kamu bisa mulai dari mengubah mindset terlebih dahulu. Tetapkan bahwa dirimu memiliki kemampuan untuk mencapai impian.

Dengan mindset tersebut, seluruh organ tubuh akan terdorong untuk sepakat dengan pikiran yang tertanam dalam otak. Alhasil, proses meraih mimpi terasa lebih mudah karena berawal dari pikiran. Berikut ini tips yang bisa kamu terapkan agar memiliki mental kuat.

1. Selalu Terpacu untuk Belajar

Setelah mindset terbentuk, langkah selanjutnya kamu harus mulai mempelajari hal apa saja yang kamu butuhkan untuk meraih mimpi. Dengan begitu step perjalanan akan lebih terarah.

2. Jadikan Prestasi Orang Lain sebagai Semangat

Melihat orang lain menjadikan diri lebih semangat untuk mencapai keberhasilan atau tujuan yang telah ditetapkan. Alhasil, di waktu yang akan datang, saatnya kamulah yang meraih kesuksesan sesuai yang ingin kamu capai.

3. Percaya Diri terhadap Kemampuan

Jangan lupa bahwa kesuksesan ditentukan oleh diri sendiri. Akibatnya, kamu harus selalu mempunyai rasa percaya diri. Sikap inilah yang selalu mendorongmu untuk melangkah kedepan dan menciptakan lebih banyak karya.

Sudah siap menjemput kesuksesan? Terapkan tiga tips di atas ya! Jika perlu, untuk menambah semangatmu, kamu bisa membentuk tim yang satu visi. Tujuannya agar kamu selalu bisa melakukan yang terbaik setiap harinya.