Skip to main content

Berkuliah di Swasta? Ini yang Perlu Diperhatikan

Kuliah

Berkuliah di Swasta? Ini yang Perlu Diperhatikan

Antara kuliah negeri atau swasta seringkali menjadi kegalauan bagi para peserta didik yang baru saja lulus dari SMA. Berbeda dengan sekolah kejuruan yang difokuskan untuk bekerja, jenjang sekolah menengah atas memang diarahkan menuju ke perguruan tinggi. Lantas, haruskan memilih perguruan tinggi negeri atau swasta?

Sebagian besar siswa memiliki orientasi masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Hal yang diidam-idamkan hampir seluruh murid SMA tersebut lantaran PTN lebih menjanjikan dalam hal prospek kerja. Namun, semua asumsi itu tidak sepenuhnya benar. Bagi kamu yang belum diterima di PTN, tetapi ingin kuliah, pilihan berkuliah di swasta dapat kamu pertimbangan.

1. Perhatikan Akreditasi Jurusan

Akreditasi merupakan fakta yang penting dalam memilih suatu perguruan tinggi dan program studinya. Akreditasi merupakan cara pemerintah untuk menilai muu sebuah perguruan tinggi. Baik negeri maupun swasta, terdapat survei standarisasi mutu kampus itu sendiri. Tujuannya agar setiap kampus memiliki kualitas yang hampir merata.

Akreditasi seperti ini sangat dipertimbangkan dalam penilaian saat mencari pekerjaan. Biasanya perusahaan akan melihat akreditasi dari program studi si pelamar. Hal tersebut karena melalui akreditasi dapat diperoleh cerminan kualitas kerja pelamar tersebut.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan penetapan akreditasi pada setiap kampus dengan program studi yang telah memenuhi kriteria. Di antaranya izin penyelenggaraan program studi, kesesuaian dengan perundang-undangan, relevansi program studi, sarana prasarana, efisiensi jalannya program studi, produktivitas, serta mutu lulusan.

Nah, karena akreditasi prodi berlaku untuk seluruh univ8negeri ataupun swasta, kamu bisa menentukan kampus mana yang sudah terakreditasi baik atau sangat baik. Kamu bisa menemukan informasi ini melalui laman resmi dari kampus tersebut. Biasanya setiap prodi yang telah terakreditasi akan mendapat sertifikat yang dipublikasikan ke website kampus.

Cobalah untuk mempertimbangkan akreditasi jurusan di kampus swasta yang akan kamu pilih. Perlu diketahui, saat ini kampus swasta juga memiliki kualitas yang tka kalah dengan perguruan tinggi negeri. Jadi, jangan takut untuk memilih kuliah di swasta, selama program studi pilihanmu memiliki akreditasi yang baik.

2.Cari Tahu Biaya Kuliah di Jurusanmu

Kuliah di swasta mahal? Eitss tunggu dulu. Pertanyaan itu bisa kamu jawab dengan mencari tahu informasi mengenai biaya kuliah di universitas tersebut. Biaya kuliah setiap program studi biasanya bervariasi. Oleh karena itu, saat kamu mencari informasi, pastikan informasi yang kamu dapatkan merupakan rincian detail biaya kuliah di jurusanmu.

Mengetahuo besarnya biaya kuliah sangat penting. Sebab, selama kurang lebih empat tahun masa studi, kamu akan berhadapan dengan segelintir biaya yang telah dirinci oleh kampus. Hal ini tentu wajib kamu koordinasikan dengan orang tua. Kamu tentu tidak ingin biaya kuliah yang memberatkan orang tua, bukan?

Jangan menilai biaya kuliah di swasta mahal. Sejumlah kampus swasta dengan kualitas yang baik kini banyak menawarkan biaya kuliah yang murah. Asalkan kamu rajin mencari informasi terkait hal tersebut. Perlu diingat bahwa suatu kampus tidak akan mengeluarkan mahasiswanya hanya karena masalah biaya. Selama ada jalan, suatu masalah dapat diselesaikan lebih sederhana.

3.Beasiswa Apa Saja yang Ada di Kampus Tersebut?

Jika biaya studi di kampus swasta pilihanmu cukup mahal, kamu bisa menempuh jalur beasiswa. Sebagian kampus memang menawarkan beasiswa bagi kalangan kurang mampu. Tujuannya agar mereka tetap bisa berkuliah meskipun kekurangan biaya. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada kampus negeri, melainkan kampus swasta juga demikian.

Banyak sekali program beasiswa yang dapat membantu kelangsungan studi para mahasiswa. Namun, saat berniat kuliah di swasta, kamu harus benar-benar mencari informasi beasiswa. Pasalnya tidak semua yang menjadi ekspetasi di pikiran, merupakan hal yang nyata di kampus swasta. Misalnya beberapa penyediaan beasiswa tertentu hanya ada di kampus negeri.

Kamu bisa mewawancarai mahasiswa atau alumni di sana. Mendengar cerita mereka akan membuatmu lebih yakin memilih kampus tersebut. Selain itu, biasanya mahasiswa atau alumni lebih berpengalaman dalam aktivitas kampus. Alhasil, sebagian besar dari mereka mengetahui informasi beasiswa yang tersedia. Jangan lupa menghubungi orang yang pernah menempuh studi di sana ya!

4. Tinjau Sarana untuk Mengembangkan Diri

Fasilitas kampus juga penting. Misalnya saat kamu ingin kuliah di jurusan teknik komputer, tetapi kampus tersebut tidak menyediakan fasilitas komputer. Sudah tentu, eksistensi kampus akan melemah menurut pandanganmu. Cek kelengkapan fasilitas yang ingin kamu tuju.

Sarana pengembangan diri biasanya memang lebih banyak terdapat di universitas negeri. Akan tetapi, kampus swasta juga tak kalah. Sejumlah kampus ternama bahkan telah terdapat beragam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Macam-macam kegiatan UKM mulai dari bidang keagamaan, sosial, ekonomi kreatif, sampai dengan UKM yang terbentuk karena kepentingan hobi yang sama.

Masa kuliah adalah waktunya eksplorasi diri. Bukan seperti masa SMA yang hanya mengikuti materi dari guru tanpa perlu ribet wajib mengikuti kelas pengembangan diri tertentu. Namun, saat kuliah, pengasahan softskill sangat dibutuhkan. Softskill tersebut bisa kamu kembangkan dengan mengikuti UKM sesuai minatmu.

Ingat, indeks prestasi kumulatif (IPK) bagus saja tidak cukup untuk bersaing di dunia kerja. Kamu harus punya softskill mumpuni dan attitude yang baik. Meskipun berkembang di universitas swasta, kamu tetap bisa menjadi orang hebat. Syaratnya, kamu harus terus belajar dan mampu mengembangkan diri.

5. Lihat Kiprah Alumni

Jejak alumni setelah lulus dari kampus bisa kamu pertimbangan. Dengan mengetahui arah pasca kampus, kamu akan mendapatkan gambaran prospek kerja sesuai program studi. Perhatikan apakah alumni tersebut mampu bersaing dalam dunia kerja atau tidak. Seberapa besar prestasi yang ia torehkan. Lihat juga dedikasinya dalam memajukan kampus.

Mereka dahulu semasa kuliah dikenal sebagai mahasiswa berprestasi. Dengan begitu, kamu dapat lebih mudah menemukan jejak mereka. Lakukan follow up terhadap instagram mereka taupun kontak media sosial lainnya. Cerminan lulusan akan menjaga nama baik kampus. Keahlian dan cara mengembangkan diri mereka dapat ditiru oleh adik tingkat yang masih mahasiswa.

Nah, ingin mendapatkan prospek kerja yang cerah? Kamu bisa ikuti cerita dari alumni kampus tujuanmu. Tanyakan hal-hal yang sekiranya dibutuhkan untuk mendukung pencapaian mimpimu melalui kampus tersebut. Percayalah, mereka ramah dan sangat terbuka jika dimintai pendapat seperti ini.

Sudah siap masuk kuliah? Sebelumnya tetapkan dahulu ingin berkuliah negeri atau swasta. Jangan pernah takut memilih kuliah di swasta jika itu baik untuk mendukung suksesmu. Di mana pun tempat kamu menempuh studi, selama kamu mau belajar dan mengembangkan diri, kamu sangat bisa menjadi orang hebat sesuai bidangmu.

Luruskan niat untuk menempuh studi tingkat universitas. Orientasikan masa belajar empat tahun di kampus pilihan dengan semangat menimba ilmu. Jangan lupa juga untuk mengasah softskill dengan mengikuti UKM. Jadilah mahasiswa berprestasi yang mampu memberi dedikasi untuk negeri.