Skip to main content

Biologi, Cabang Ilmu Yang Berpengaruh Di Perindustrian

Biologi, Cabang Ilmu Yang Berpengaruh Di Perindustrian

Biologi, Cabang Ilmu yang Berpengaruh di Perindustrian

Kehidupan di dunia ini tidak luput dari berkembangnya ilmu pengetahuan dan industri. Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang penting bagi kelangsungan hidup manusia adalah biologi.

Apakah sesungguhnya biologi itu? Biologi sejatinya penggabungan dua kata yang memiliki beda arti, kata tersebut yakni kata bios dan logos. Bios artinya hidup sedangkan logos artinya ilmu atau belajar tentang sesuatu sehingga dapat disimpulkan bahwa biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang sesuatu yang hidup serta masalah-masalah yang menyangkut hidupnya.

Arti lain biologi adalah suatu disiplin ilmu sebagai bagian dari ilmu pengetahuan alam (IPA). Ilmu ini mengkaji tentang materi dan energi yang berhubungan dengan makhluk hidup serta proses-proses kehidupannya. Objek kajian biologi meliputi semua makhluk hidup, tidak hanya tumbuhan dan hewan yang hidup di muka bumi ini. Akan tetapi, tumbuhan dan hewan yang hidup di masa lampau. Bahkan di tempat-tempat lain jika mungkin ada kehidupan.

Industri adalah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku, bahan baku menjadi barang setengah jadi, atau barang jadi menjadi barang yang memiliki nilai tinggi. Kegiatan industri ini termasuk rancang bangun dan perekayasaan industri. Lalu untuk macam-macam industri yaitu ada industri berat, industri ringan, industri yang berorientasi pada pasar, industri yang berorientasi pada tenaga kerja dan lain-lain.

Berkembangnya industri dimulai dengan adanya penemuan di bidang tertentu yang membantu pekerjaan dan memudahkan apa saja yang akan dilakukan oleh manusia. Revolusi industri dimulai pada abad ke 18 ditandai dengan ditemukannya mesin uap.

Industri semakin berkembang hingga sampailah di zaman digitalisasi. Pada zaman sekarang sudah banyak teknologi modern di semua bidang, contohnya kesehatan. Untuk mencapainya pada zaman dahulu banyak para ilmuan yang melakukan eksperimen agar tercipta hal baru.

Nah, pada eksperimen tersebut tentunya para ilmuan membutuhkan satu ilmu yaitu biologi. Dengan memanfaatkan ilmu tentang makhluk hidup terciptalah berbagai macam obat dan vaksin yang membantu kehidupan manusia.

Jika biologi mampu berperan besar dalam industri obat-obatan maka pasti di industri lain biologi juga berperan di dalamnya.

Berikut ini akan dipaparkan beberapa manfaat biologi di bidang industi.

1. Pertama adalah pemanfaatan biologi di bidang industri khususnya makanan:

1.1. Pembuatan Tempe, Tahu dan Kecap

Bahan dasar ketiganya adalah kedelai. Dengan menggunakan proses fermentasi maka kedelai dapat diubah menjadi makanan untuk dikonsumsi manusia.

Fermentasi dalam proses pengolahan makanan ialah penguraian senyawa senyawa dengan ragi memanfaatkan mikroorganisme yang terkait melalui proses kimiawi.

1.2. Pembuatan Yogurt

Bahan dasar dalam pembuatan yogurt yaitu susu. Awal mula pembuatannya, yogurt menggunakan susu hasil ternak sapi maupun kambing dengan tekstur cair putih seperti bubur.

Proses fermentasi susu ini memanfaatkan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus sehingga didapatkan yogurt yang memiliki kandungan bakteri baik bagi tubuh terutama pencernaan.

1.3. Pembuatan Nata De Coco

Nata de coco seringkali di campur pada minuman. Makanan yang kenyal dan manis ini terbuat dari air kelapa yang di olah memanfaatkan peran mikroorganisme acetobacter xylinum.

2. Selain industri makanan, biologi juga berperan dalam industri obat-obatan. Contohnya:

2.1. Vaksin

Berasal dari virus maupun bakteri yang telah dilemahkan atau racunnya diambil. Pembuatan vaksin ini dimanfaatkan sebagai pencegah serangan penyakit terhadap tubuh yang berasal dari mikroorganisme.

2.2. Hormon Pertumbuhan Manusia

Seperti suplemen dan vitamin.

2.3. Antibiotik

Sesuai namanya, anti dan biotik, antibiotik ini merupakan zat yang dihasilkan oleh organisme tertentu dan berfungsi untuk menghambat pertumbuhan organisme lain yang ada di sekitarnya. Zat ini didapat dari jamur atau bakteri tertentu.

2.4. Bayi Tabung

Bayi tabung atau dalam bahasa inggris in fitro vertilization (IVF) merupakan salah satu cara bagi orang tua yang memiliki masalah saat ingin mengandung/memiliki anak.

Metode bayi tabung lebih ringkasnya yaitu penggabungan sel telur dan sel sperma di luar tubuh. Kemudian bila sudah mencapa fase tertentu akan dipindahkan ke rahim ibu.

3. Manfaat biologi bidang industri pertanian:

3.1. Bibit Tanaman Yang Seragam

Dengan melalui tehknik kultur jaringan. Melalui teknik ini dapat dihasilkan bibit tanaman yang seragam dalam jumlah besar. Beberapa contoh tanaman yang telah dihasilkan melalui kultur jaringan antara lain Papaver somniferum (menghasilkan kodein untuk penghilang rasa nyeri), Jasminum sp (menghasilkan jasmine, sebagai bahan parfum aroma melati)

3.2. Tanaman Yang Mampu Memfiksasi Nitrogen

Dengan melalui penyisipan gen pengontrol fiksasi nitrogen (gen nif) dari bacteri Rhizobium sp dengan perantara plasmid dari Agrobacterium tumefacien.

3.3. Obat Tanaman

Tanaman sebagai makhluk hidup juga mampu sakit. Dengan adanya biologi maka dapat ditemukan proteksi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

3.4. Pupuk

Pupuk dapat digunakan sebagai penyubur tanah sehingga tanaman yang dihasilkan menjadi lebih bagus dan segar.

3.5. Budidaya Pertanian

Bercocok tanam memang sudah ada sejak zaman dahulu akan tetapi dengan adanya biologi varietas tanaman semakin banyak dan beragam. Manusia juga semakin mengetahui bagaimana bercocok tanam yang baik di media-media yang berbeda. Terlebih lagi pada era sekarang pertumbuhan manusia semakin meningkat menyebabkan keterbatasan lahan membuat mereka harus pintar dan bijak dalam mengelola lahan pertanian.

4. Manfaat biologi bidang industri perikanan:

4.1. Bibit Unggul

Ikan merupakan salah satu sumber makanan yang di olah oleh manusia menjadi lauk pauk. Sekarang banyak orang ingin memelihara ikan untuk dimakan sendiri maupun hanya untuk koleksi akuarium. Maka dibutuhkan bibit ikan unggul yang tidak mudah sakit dan gampang untuk di budidaya.

5. Manfaat biologi bidang industri peternakan:

5.1. Domba Dolly

Kloning adalah salah satu metode bioteknologi yang bertujuan untuk menghasilkan hewan dari hasil rekayasa genetik, kloning dilakukan dengan cara mentransfer inti sel autosom(diploid) ke ovum(haploid) yang telah dihilangkan inti telurnya. Hormon BST (Bovine Somatotrophin) merupakan salah satu hasil rekayasa genetik untuk hormon pertumbuhan pada hewan.

5.2. Bibit Unggul

Melahirkan anak hewan dengan kualitas unggul.

5.3. Vitamin Bagi Hewan

Pemberian vitamin untuk hewan mampu meningkatkan kekebalan tubuh bagi hewan tersebut dan meningkatkan nafsu makan hewan sehingga daging yang dihasilkan banyak dan berkualitas.

6. Manfaat biologi bidang industri tekstil:

6.1. Kaos

Kaos yang kita pakai sehari-hari merupakan pengolahan dari biji kapas. Yakni biji kapas diubah menjadi benang kemudian benang akan dijahit menjadi sebuah kaos.

6.2. Kain Wol

Kain wol yang biasa digunakan sebagai mantel ketika cuaca dingin maupun selimut merupakan hasil pembuatan dari bulu domba.

Banyaknya manfaat biologi di bidang perindustrian menjadikan pekerjaan manusia semakin mudah. Teknologi yang terus berkembang, para ilmuwan yang terus berinovasi, semakin mendukung kemajuan zaman. Oleh karenanya dengan segala akses yang tersedia, sudah sepantasnya manusia mampu memanfaatkan semua itu dengan benar.